Pengumuman Rahasia

“Kairo tidak bisa saya lupakan,” kata Presiden Abdurrahman Wahid.

“Ah … ya! Kami tahu Bapak Presiden pernah lama tinggal disana,” Perdana Menteri Atif Ubaid senang.

“Yang paling membuat saya terkesan di Kairo adalah pangkalan rahasianya,” Presiden bernostalgia.

Tidak jauh dari bandara di Kairo itu ada sebuah halte bis. Setiap bis kota sampai ke halte itu, kondekturnya pasti berteriak-teriak,

“Mathor Sirri! Mathor Sirri!” (Pangkalan rahasia! Pangkalan rahasia!)

Rupanya di sebelah bandara itu ada pangkalan udara rahasia.

“Rahasia kok diumum-umumkan!” Presiden dan Perdana Menteri terkekeh-kekeh.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Presiden Republik Terong Gosong. Pernah menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).