Ngebut

Pada musim haji tahun 1979, Gus Mus menjadi petugas haji. Mengetahui bahwa pamannya, Kyai Misbah Mustofa, beserta istri juga menunaikan haji tahun itu, Gus Mus pun berusaha mencari, hingga akhirnya bertemu di tenda Kyai Misbah di Arafah.

Tapi Kiyai Misbah kelihatan hambar.

“Kok tahu kalau aku pergi haji?” tanya sang paman.

“Iya.”

“Kok tahu kalau aku di tenda sini?”

“Ya memang saya cari-cari.”

“Sudah ketemu begini, terus mau apa?”

Gus Mus melongo. Nyai Ainun, isteri Kyai Misbah, sontak menegur,

“Kok gitu sih, Pak? Ponakannya sudah susah-susah mencari kok….”

Kiyai Misbah tidak bergeming.

“Aku sibuk”, katanya, “Abahmu dulu cuma nyampai 63 tahun… sekarang ini aku sudah 61. Kalau tidak kukebut, aku kuatir tidak keburu….”

________

Catatan:
Tidak ada foto Kyai Misbah Karena beliau tidak pernah mau difoto.
[Belakangan melalui internet redaksi menemukan foto Kyai Misbah yang diunggah di blog Islam Agamku.]

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Presiden Republik Terong Gosong. Pernah menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).