Kehabisan Suwuk

Kyai Bisri Mustofa Rembang dikenal banyak menulis kitab. Di antara jenis kitab karyanya adalah kumpulan doa-doa dan suwuk. Doa-doa dan suwuk-suwuk itu beliau kulak dari guru-gurunya dan kyai-kyai yang lain, dikumpulkan, lalu disetor ke penerbit.

Selain gurunya sendiri (Kyai Kholil Harun, Rembang) kyai yang oleh Kyai Bisri paling banyak dikulak suwuknya adalah Mbah Kyai Ma’ruf Kedonglo, Kediri. Setiap ada acara di Kediri atau kebetulan lewat, Kyai Bisri selalu menyempatkan mampir sowan ke tempat Mbah Ma’ruf, seperti saat itu,

“Ijazah suwuke malih, Mbah!” kata Kyai Bisri, minta ijazah suwuk yang baru.

Kali ini, Kyai Ma’ruf menggerutu,

“Suwukku entek mbok doli kabeh!” (Suwukku habis kamu jual semua!)

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Presiden Republik Terong Gosong. Pernah menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).